ketika aku sudah disini
aku masih tak mengerti artinya
ketika aku sudah sampai sejauh ini
aku masih juga bingung
kadang kejutan benar-benar membuat aku terkejut
kadang dengan tiba-tiba aku hilang ingatan sesaat
aku selalu sibuk memikirkan apa yang terjadi
dan....
aku selalu sulit mendapat jawaban yang benar dan pasti

tak ada manusia yang terbaik
tak ada juga manusia yang terburuk
jangan lah ingin menjadi terbaik
cukuplah menjadi baik saja
maka hidupmu akan lebih memiliki arti
sebab hanya untuk menjadi baik tidak lah mudah
baik dalam arti yang sebenarnya
manusia yang selalu ingin menjadi yang terbaik
dia tak lebih dari manusia serakah dan egois
hidup ini tak lebih dari mimpi
kita tak akan bisa mengatur akan mimpi apa
kita hanya bisa berharap dan berusaha untuk bermimpi yang indah
tetapi kita tak akan dapat menolak ketika mimpi itu hadir
bahkan mimpi buruk sekalipun
terbangun aku dari tidur yang gelisah
mimpiku tak lah indah
melayang anganku mengembara
lamunku memenuhi setiap rongga dalam raga
masih kah kamu ada
terselip diantara hembusan nafas
masih kah terdengar suara mu
yang memegang erat langkahku
rayu mu selalu menggoda
desah mu meluluh lantakkan logika
terbangun ku dalam gelisah
mimpi ku masih lah sama
bilur luka itu masih nyata
perih menghentak jiwa
terdiam ku dalam tangis yang menyesakkan
langkahku terhenti
tak mampu lagi ku ayun kaki menuju ujung
terpaku nanar mata menatap
bisu mulut bukan karena terkunci
tetapi baris huruf telah habis di akhir
dalam dekap malam ku melambungkan khayal
maya memenuhi logika
tinggi menyentuh cakrawala
sebentuk senyum mengukir wajah penat ku
bayangan semu menyentuh kalbu
membuat angan berdebar menyentak jantung
sayang.....ini hanya khayal semata
yang sulit menjadi nyata
bukan karena tak mampu
tetapi karena tak mungkin
semu dan mustahil
benarkah aku menginginkan dia
mengharapkan dia menjadi bagian dari aku
benarkah aku menyukai dia
mengharapkan dia menjadi pengisi hati ku
seperti apa dia
bagaimana dia
mengapa aku mulai ragu
begitu pertanyaan tak berjawab dalam otak ku
memang tak ada jawabnya
atau
memang tak ingin menjawab
semua menari-nari dalam kepala ku

aku mulai bimbang
ketika jalan terbuka lebar
aku mulai ragu untuk melangkah
begitu banyak kabut dan debu
berputar membentuk angin
hanya semilir yang aku rasakan saat ini
tetapi naluri ku mengatakan
akan menjadi badai nanti
ketakutanku mulai merayap
menjalari kalbu
keragu-raguan membentuk bayangan
aku hanya terdiam pasrah
tak mengerti apa yang harus aku lakukan
bukan aku tak mampu
tetapi lebih karena tak ada niat
aku akan menunggu dan menunggu saja

aku terus berjalan
terus dan terus
aku merasa telah sangat jauh melangkah
tetapi
ketika aku tersadar
aku tetap berada ditempat yang sama
tak beranjak sedikit pun
dari tempat ku berdiri
aku sangat mendambakan cinta
yang benar-benar cinta
tapi ketika cinta itu hadir di depan mata
ada menyelimuti batin ku
aku malah lari ketakutan
aku merasa tak siap untuk menengadahkan tangan menerima nya
aku ragu untuk menyambut hadirnya
tak masuk akal kelihatannya
tetapi sungguh
aku merasa tak akan sanggup