hidup ku akhir-akhir ini terasa lebih ringan
bibir ini lebih banyak tersenyum sekarang
aku merasa telah berhasil keluar dari keterpurukan cinta aku
meski aku harus akui juga aku masih sering teringat
terutama saat-saat indah berdua
saat kita bercumbu mesra
yang ada di otakku selalu bayangan indah itu
tetapi aku yakin akan mampu melewati masa sulit ini
aku memiliki teman-teman yang baik
yang selalu siap menolong aku

untuk menyenangkan banyak orang ternyata tak mudah
aku bukan perempuan cantik
aku tak muda lagi
tubuhku pun tak indah lagi
tetapi kenapa begitu membuat banyak orang terobsesi
aku bukan lah madu
tapi kenapa begitu banyak lebah mengerubuti aku
aku bingung
aku pusing

hari-hari ku tak pernah lepas dari ancaman dan ancaman
meski ketika aku sedang terbaring sakit tak berdaya
ancaman bagi aku seperti makan nasi saja
baik itu oleh orang yang sangat dekat denganku
atau orang yang wajahnya saja tak pernah aku lihat
bagi aku sudah sangat biasa sekali
meski membuat sakit hati ku bertambah parah
tapi aku tak pernah bisa menentangnya
aku selalu saja diam dan diam
tak pernah aku melawan
tak pernah ada niat untuk menentang
biar lah semua terjadi
biarlah semua aku terima dengan lapang dada
mungkin memang aku telah salah juga
sehingga semua ini terjadi
memang manusia tak pernah ada yang sempurna
karena ketidaksempurnaan itu lah
aku tak akan menyangkal semua yang terjadi pada ku
biar lah
hari-hariku mulai terasa ringan
meski masalah belum selesai menghampiriku
tetapi aku sudah mulai bisa akrab dengan masalah ku
sakit hati ku masih terasa kadang-kadang
rasa cemburu ku kadang masih sering timbul juga
aku yakin aku akan segera dapat melupakan semua
semua kenangan manis dan indah yang pernah aku rasakan
biarlah semua menjadi kenangan
ada seorang teman bertanya
gimana kalau seandainya dia menghampiri aku lagi
apa kah kamu akan menerima uluran tangannya lagi?
sesaat aku bimbang juga dengan pertanyaan itu
tetapi aku yakinkan hati ku seandainya itu terjadi aku harus bisa
harus bisa menolak
aku tak ingin sakit hati lagi
aku capek
aku ingin hidup dengan cara yang aku yakini benar
mungkin aku memang bukan perempuan yang baik
tetapi aku yakin bisa menjadi baik
suatu saat nanti

sudah beberapa hari aku berjalan sendiri
sepi dan ketakutan mengisi langkahku
kadang aku masih berharap mendengar suara itu ada
tetapi aku merasa tak akan siap seandainya itu benar terjadi
aku begitu kangen sekali
masih terasa hangatnya pelukan dan cumbuannya
masih terasa kulit ini saling bersentuhan
aku merasa akan sangat sulit untuk melupakannya
tapi aku cukup beruntung punya banyak teman
yang setiap saat selalu memberi semangat
yang selalu mengingatkan aku seandainya aku terlena
aku harus mampu
begitu banyak mimpi
begitu banyak asa
apakah dia sudah benar-benar menghilangkan rasa cinta itu
begitu cepat kalau memang benar
memang aku bukan yang sempurna
begitu banyak kesalahan yang sudah aku lakukan
sehingga membuat kecewa
tetapi apa aku salah kalau aku menginginkan dia hanya untuk aku
aku selalu dan selalu berharap
memiliki dia hanya untuk diriku seorang
meski itu harapan yang tak masuk akal
tapi apa salahnya berharap
kalau Tuhan mengijinkan, mungkin itu bisa terjadi

aku lebih tenang saat ini
hari-hari yang meletihkan jiwa raga ku memang belum berlalu
masih banyak masalah yang harus aku selesaikan
tetapi otakku sudah terlalu panas
untuk diajak berpikir
aku tak mampu bangun lagi
hati ku pun rasanya sudah seperti mati saat ini
aku tak mampu merasa lagi
aku memang kehilangan cinta aku
tetapi aku tak mau menghilangkan harapan aku untuk dapat kembali
kembali kepadanya lagi
aku masih sangat mencintainya
meski aku tahu itu mustahil untuk aku dapatkan
tapi aku masih terus berharap dan berharap
mungkin memang itu hanya semu
tetapi apa salahnya kalau aku mengharapkan yang semu itu
suatu saat akan menjadi nyata

berakhir sudah sekarang semuanya
cinta yang luar biasa itu telah hilang
kini aku kembali terpuruk seperti dulu lagi
sendiri dan sepi
tak akan pernah ada yang bisa menggantikan
cinta itu begitu indah
tak tergambar dan terkatakan
sekarang tinggal kenangan
yang pasti akan aku bawa sampai mati
aku tak akan pernah jatuh cinta lagi selamanya
dia telah benar-benar merebut hatiku
sekaligus mencabik-cabiknya
serpihan-serpihan itu hancur tak berbentuk
tak mampu aku menatanya kembali
tangiskupun tak berarti apa-apa
dia telah memilih hidupnya
semoga dia bahagia dengan pilihannya
aku hanya mampu berdoa saja

tawa lepasku hanya suara saja
tak pernah bisa lepas dari dalam hati
tawa lepasku tak pernah lepas sebenarnya
selalu menyisakan duka dihati
tarikan nafasku selalu berat
seperti terganjal beban yang sangat berat
tetapi aku harus bertahan
demi apa...? aku tak pernah tahu
tepatnya tak pernah yakin
apakah masih ada yang bisa aku dapat
kebahagiaan dan cinta
semu semua terasa


benarkah aku hidup
benarkah aku masih bernafas dan bergerak
aku sudah merasa mati
tekanan-tekanan selalu aku terima
dari semua orang yang dekat dengan ku
semua menghendaki aku menjadi manusia sempurna
tapi apakah mereka tak sadar ya....
kalau mereka sendiri itu bukan manusia sempurna juga
air mata ku rasanya telah kering saat ini
aku tak mampu lagi menggambarkan perasaan ku
aku tak bisa lagi merasa
mati rasa