hidup adalah nafas
tetapi mengertikah engkau
meski bernafas kita belum tentu hidup
sebab hidup adalah bergerak
tetapi bergerakpun belum tentu hidup juga
hidup adalah hidup
tak mudah diartikan
hidup adalah berpikir
hidup adalah cinta
hidup adalah melihat, merasa
nyatakah hidupmu?
hidupku semu, tetapi aku tak sedang melayang
aku tetap berpijak dibumi
tetapi.....apakah aku hidup saat ini?
aku tak tahu

sebenarnya hidup ku diujung tanduk
nasib ku sebenarnya sedang aku pertaruhkan
hidup ku saat ini benar-benar harus siap mati
jauh dari kata tenang dan damai
aku sedang menyimpan bara dalam hidupku
yang setiap saat bisa membakar tubuhku tanpa sisa lagi
orang yang pernah mengisi hati ku
saat ini bagai monster hidup
yang siap menelanku hidup-hidup
menghancurkan hidup ku tanpa sisa sama sekali
yah........saat ini aku hidup dengan sangat tertekan
lahir dan batin
kesenangan yang aku ciptakan saat ini hanya untuk menutupi
menutupi kegelisahan hati ku
menutupi sesuatu yang sebenarnya tak perlu aku tutupi
aku hancur
berkeping-keping
dan tak ada niat untuk merengkuhnya
dan menata kembali kepingan-kepingan itu
aku sangat berharap ada angin yang akan membawa pergi
kepingan-kepingan itu....biar terbang jauh
dan tak pernah kembali
cinta ku semu
tak pernah nyata
dan tak akan pernah jadi nyata
meski aku sekuat tenaga menggapainya
tak pernah tangan ini bersambut dengan ringan
selalu dan selalu saja ada yang memegangi
aku tak mengerti akan sampai kapan

hidup ku akhir-akhir ini terasa lebih ringan
bibir ini lebih banyak tersenyum sekarang
aku merasa telah berhasil keluar dari keterpurukan cinta aku
meski aku harus akui juga aku masih sering teringat
terutama saat-saat indah berdua
saat kita bercumbu mesra
yang ada di otakku selalu bayangan indah itu
tetapi aku yakin akan mampu melewati masa sulit ini
aku memiliki teman-teman yang baik
yang selalu siap menolong aku

untuk menyenangkan banyak orang ternyata tak mudah
aku bukan perempuan cantik
aku tak muda lagi
tubuhku pun tak indah lagi
tetapi kenapa begitu membuat banyak orang terobsesi
aku bukan lah madu
tapi kenapa begitu banyak lebah mengerubuti aku
aku bingung
aku pusing

hari-hari ku tak pernah lepas dari ancaman dan ancaman
meski ketika aku sedang terbaring sakit tak berdaya
ancaman bagi aku seperti makan nasi saja
baik itu oleh orang yang sangat dekat denganku
atau orang yang wajahnya saja tak pernah aku lihat
bagi aku sudah sangat biasa sekali
meski membuat sakit hati ku bertambah parah
tapi aku tak pernah bisa menentangnya
aku selalu saja diam dan diam
tak pernah aku melawan
tak pernah ada niat untuk menentang
biar lah semua terjadi
biarlah semua aku terima dengan lapang dada
mungkin memang aku telah salah juga
sehingga semua ini terjadi
memang manusia tak pernah ada yang sempurna
karena ketidaksempurnaan itu lah
aku tak akan menyangkal semua yang terjadi pada ku
biar lah
hari-hariku mulai terasa ringan
meski masalah belum selesai menghampiriku
tetapi aku sudah mulai bisa akrab dengan masalah ku
sakit hati ku masih terasa kadang-kadang
rasa cemburu ku kadang masih sering timbul juga
aku yakin aku akan segera dapat melupakan semua
semua kenangan manis dan indah yang pernah aku rasakan
biarlah semua menjadi kenangan
ada seorang teman bertanya
gimana kalau seandainya dia menghampiri aku lagi
apa kah kamu akan menerima uluran tangannya lagi?
sesaat aku bimbang juga dengan pertanyaan itu
tetapi aku yakinkan hati ku seandainya itu terjadi aku harus bisa
harus bisa menolak
aku tak ingin sakit hati lagi
aku capek
aku ingin hidup dengan cara yang aku yakini benar
mungkin aku memang bukan perempuan yang baik
tetapi aku yakin bisa menjadi baik
suatu saat nanti

sudah beberapa hari aku berjalan sendiri
sepi dan ketakutan mengisi langkahku
kadang aku masih berharap mendengar suara itu ada
tetapi aku merasa tak akan siap seandainya itu benar terjadi
aku begitu kangen sekali
masih terasa hangatnya pelukan dan cumbuannya
masih terasa kulit ini saling bersentuhan
aku merasa akan sangat sulit untuk melupakannya
tapi aku cukup beruntung punya banyak teman
yang setiap saat selalu memberi semangat
yang selalu mengingatkan aku seandainya aku terlena
aku harus mampu
begitu banyak mimpi
begitu banyak asa
apakah dia sudah benar-benar menghilangkan rasa cinta itu
begitu cepat kalau memang benar
memang aku bukan yang sempurna
begitu banyak kesalahan yang sudah aku lakukan
sehingga membuat kecewa
tetapi apa aku salah kalau aku menginginkan dia hanya untuk aku
aku selalu dan selalu berharap
memiliki dia hanya untuk diriku seorang
meski itu harapan yang tak masuk akal
tapi apa salahnya berharap
kalau Tuhan mengijinkan, mungkin itu bisa terjadi

aku lebih tenang saat ini
hari-hari yang meletihkan jiwa raga ku memang belum berlalu
masih banyak masalah yang harus aku selesaikan
tetapi otakku sudah terlalu panas
untuk diajak berpikir
aku tak mampu bangun lagi
hati ku pun rasanya sudah seperti mati saat ini
aku tak mampu merasa lagi
aku memang kehilangan cinta aku
tetapi aku tak mau menghilangkan harapan aku untuk dapat kembali
kembali kepadanya lagi
aku masih sangat mencintainya
meski aku tahu itu mustahil untuk aku dapatkan
tapi aku masih terus berharap dan berharap
mungkin memang itu hanya semu
tetapi apa salahnya kalau aku mengharapkan yang semu itu
suatu saat akan menjadi nyata