sudah beberapa hari aku berjalan sendiri
sepi dan ketakutan mengisi langkahku
kadang aku masih berharap mendengar suara itu ada
tetapi aku merasa tak akan siap seandainya itu benar terjadi
aku begitu kangen sekali
masih terasa hangatnya pelukan dan cumbuannya
masih terasa kulit ini saling bersentuhan
aku merasa akan sangat sulit untuk melupakannya
tapi aku cukup beruntung punya banyak teman
yang setiap saat selalu memberi semangat
yang selalu mengingatkan aku seandainya aku terlena
aku harus mampu
begitu banyak mimpi
begitu banyak asa
apakah dia sudah benar-benar menghilangkan rasa cinta itu
begitu cepat kalau memang benar
memang aku bukan yang sempurna
begitu banyak kesalahan yang sudah aku lakukan
sehingga membuat kecewa
tetapi apa aku salah kalau aku menginginkan dia hanya untuk aku
aku selalu dan selalu berharap
memiliki dia hanya untuk diriku seorang
meski itu harapan yang tak masuk akal
tapi apa salahnya berharap
kalau Tuhan mengijinkan, mungkin itu bisa terjadi

aku lebih tenang saat ini
hari-hari yang meletihkan jiwa raga ku memang belum berlalu
masih banyak masalah yang harus aku selesaikan
tetapi otakku sudah terlalu panas
untuk diajak berpikir
aku tak mampu bangun lagi
hati ku pun rasanya sudah seperti mati saat ini
aku tak mampu merasa lagi
aku memang kehilangan cinta aku
tetapi aku tak mau menghilangkan harapan aku untuk dapat kembali
kembali kepadanya lagi
aku masih sangat mencintainya
meski aku tahu itu mustahil untuk aku dapatkan
tapi aku masih terus berharap dan berharap
mungkin memang itu hanya semu
tetapi apa salahnya kalau aku mengharapkan yang semu itu
suatu saat akan menjadi nyata

berakhir sudah sekarang semuanya
cinta yang luar biasa itu telah hilang
kini aku kembali terpuruk seperti dulu lagi
sendiri dan sepi
tak akan pernah ada yang bisa menggantikan
cinta itu begitu indah
tak tergambar dan terkatakan
sekarang tinggal kenangan
yang pasti akan aku bawa sampai mati
aku tak akan pernah jatuh cinta lagi selamanya
dia telah benar-benar merebut hatiku
sekaligus mencabik-cabiknya
serpihan-serpihan itu hancur tak berbentuk
tak mampu aku menatanya kembali
tangiskupun tak berarti apa-apa
dia telah memilih hidupnya
semoga dia bahagia dengan pilihannya
aku hanya mampu berdoa saja

tawa lepasku hanya suara saja
tak pernah bisa lepas dari dalam hati
tawa lepasku tak pernah lepas sebenarnya
selalu menyisakan duka dihati
tarikan nafasku selalu berat
seperti terganjal beban yang sangat berat
tetapi aku harus bertahan
demi apa...? aku tak pernah tahu
tepatnya tak pernah yakin
apakah masih ada yang bisa aku dapat
kebahagiaan dan cinta
semu semua terasa


benarkah aku hidup
benarkah aku masih bernafas dan bergerak
aku sudah merasa mati
tekanan-tekanan selalu aku terima
dari semua orang yang dekat dengan ku
semua menghendaki aku menjadi manusia sempurna
tapi apakah mereka tak sadar ya....
kalau mereka sendiri itu bukan manusia sempurna juga
air mata ku rasanya telah kering saat ini
aku tak mampu lagi menggambarkan perasaan ku
aku tak bisa lagi merasa
mati rasa

aku tak tahu berapa lama lagi aku bertahan
mungkin malam ini dia benar-benar akan memutuskan aku
aku tak tahu
aku hanya bisa pasrah saja
aku hanya bisa diam dan menunggu
hatiku sudah hancur sejak lama
kalau hari ini menjadi luruh itu wajar saja
aku tak ingin menata lagi kepingan-kepingan hati ku itu
tak ada gunanya buat ku

sekarang dia mengancam akan menghancurkan keluarga ku
sungguh keterlaluan sekali dia
apa dia tak sadar kalau dia sebenarnya telah menghancurkan aku
menghancurkan harapan ku dan impianku

aku tak pernah berniat untuk pergi
aku tak pernah berniat untuk menghilang dari hidupnya
tapi aku benar-benar capek
aku hanya dijadikan tempat pelarian saja
ketika dia jenuh dan marah dengan yang lain
dia datang dan berbaik dengan aku
tetapi ketika dia bahagia
aku hanya dianggap angin yang berlalu
aku hanya disapa dengan baik ketika aku dibutuhkan saja
keterlaluan sekali
kenapa sangat sulit mempertahankan cinta
kenapa sangat sulit untuk membuat cinta itu tak pergi
aku sangat mencintai dia
tapi dia tak pernah jujur denganku
malah aku disembunyikan seperti selingkuhannya
sakit benar hati aku diperlakukan seperti itu
sekarang dia marah
seakan aku telah membuat kesalahan besar