benarkah aku menginginkan cinta itu
benarkah aku suka dengan cinta itu
benarkah aku terobsesi dengan cinta itu
mengapa...
aku tak pernah bisa lepas dari cinta itu
aku rasa bukan tak mungkin lepas
tapi hati aku yang paling dalam
selalu dan selalu menolak untuk menghapus cinta itu
jadi yang aku rasakan akhirnya
adalah
kebimbangan...kebimbangan

aku tak pernah tahu
cinta yang aku miliki saat ini harus aku bawa kemana
jujur aku sangat bingung
ketika aku coba menikmatinya
aku selalu merasa salah
ketika aku coba menikmatinya
aku selalu merasa aku tak nyaman
tapi aku selalu mumungkiri semua itu
aku berlagak aku biasa saja
sungguh seperti orang munafik aku ini



dulu........dulu sekali
aku pernah punya cinta yang luar biasa
aku pernah memiliki dia hanya untuk aku
tapi...
aku dipaksa untuk menerima yang lain
hancur dan kacau hidup ku

sekarang....saat ini
aku memiliki cinta yang sama luar biasanya
aku menikmatinya dan bahagia karenanya
tapi...
aku sekali lagi dipaksa menerima keadaan
aku dipaksa untuk menerima yang lain
sakit hati dan hancur itu aku rasakan lagi
kali ini lebih dalam sakit itu

kenapa cinta selalu menyakiti aku
apakah memang begitu takdir aku
cinta...
indah ketika aku mendapatkannya
cinta...
bahagia ketika aku menerimanya
tapi...
aku merana karena cinta
aku terpuruk karena cinta
aku sakit hati dan hancur karena cinta juga
masih bisakah aku menikmatinya
masihkah aku bisa mengharapkannya
cinta...
kenapa aku harus berbagi
kenapa harus bersaing
tak bisakah menjadi milik aku saja
tak bisakah aku dekap sendiri
tak dapatkah dia menjadi milikiku
kenapa harus ada yang lain...?

jujur
aku saat ini seperti
kapas
yang ringan dan mudah terbang karena tertiup angin
hidup aku pun seringan kapas
yang mudah di terpa angin
aku pasrah tak berdaya
ada yang mengatakan kepada ku
aku orang bodoh
aku orang tak berpendirian
aku orang tak punya harga diri
mungkin orang itu benar
mungkin orang itu mengatakan suatu kebenaran
tetapi...
benarkah aku seperti itu
benarkah aku benar seperti yang dilihat orang
apakah mereka benar melihat sampai kedalam batin aku
atau mereka hanya melihat kulitnya saja
aku tak tahu
aku adalah aku
aku adalah cinta
aku adalah sayang
aku adalah perhatian
aku adalah aku
aku adalah hidup
aku adalah rasa
aku adalah mati

adakah aku
melihat kamu disana...?
adakah aku
melihat kamu sedang tertawa...?
adakah aku
melihat kamu sedang bercumbu dengan yang lain...?
adakah aku
melihat kamu bahagia diantara tangisku...?

itukah kamu...?
itukah kamu yang aku cintai...?
itukah kamu...?
itukah kamu yang aku puja...?

ITUKAH KAMU
aku merasa ada yang dengan sengaja
merenggut hati ku dari dada ku
aku merasa ada yang menariknya keluar
dan kemudian aku melihat
hati aku dihempaskan dengan kasar
ke bumi
sakit sekali


aku bagai berjalan diatas air
mengambang dan melayang
aku bagai berjalan diatas awan
terbang
tetapi aku terbang dan melayang bukan karena keindahan
tetapi karena aku tak pernah bisa berpijak ke tanah
tanah itu sangat jauh
seperti sebuah angan dan hanya seperti sebuah mimpi saja
aku tak pernah tahu
bagaimana caranya aku sampai ke tanah itu
seperti aku tak tahu kenapa aku bisa melayang seperti saat ini
aku bingung


adakah waktu untuk aku
adakah waktu untuk aku bisa melihat semua
aku sudah sangat capek dengan hidup aku
penuh kepura-puraan
aku hanya ingin cinta
tapi kenapa aku selalu mendapat dari orang yang salah
tak adakah yang bisa memberi kepada aku
yang tulus dan satu-satunya buat aku
kenapa aku selalu harus berbagi
tak bisa kah aku mempunyai satu untuk aku saja
pengorbanan macam apa lagi
aku capek
otak aku sudah penuh sesak saat ini
aku masih bisa tertawa saat ini
tapi jelas bukan tawa bahagia
karena aku tak pernah bahagia
aku masih bisa menangis saat ini
jelaslah tangis kepedihan yang aku rasakan
adakah orang yang mau dengan tulus mencintai aku
yang akan menjadikan aku satu-satunya milik dia
atau aku harus mengubur dalam-dalam keinginan itu

aku capek dengan hari-hariku
cinta itu sungguh membuat aku mati
cinta itu sungguh membuat aku tak berdaya
aku ingin lepas...
aku ingin berlari...sekencang yang aku bisa
tetapi kenapa kaki ku masih terpaku disini
diam tak bergerak sedikitpun
apakah karena aku selalu melihatmu
berdiri disampingku...
sehingga aku tak mampu berpaling
kau sudah butakan mata hati ku
aku tak tahan
aku tak kuat lagi
cinta kenapa kamu begitu berat untuk aku bawa sendiri
cinta kenapa kamu sungguh mendera aku