malam telah larut
binatang malam berlomba meneriakkan jeritan batinnya
rembulan malas dibalik selimut awan kelabu
ku terlarut renungkan jiwa
terhempas asa dihamparan karang tajam
terhunus meluluhkan kepekaan
kau.....dia....kalian
mengapa selalu sinis mengamat rasaku
sesak nafas berbalut keharuan
ternyata aku masih mengingat kamu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar